d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e

Cara Baca Jangka Sorong dengan Benar & Akurat

Cara Baca Jangka Sorong dengan Benar

Cara baca jangka sorong dilakukan dengan menjumlahkan dua nilai — skala utama (angka tepat sebelum garis nol nonius) dan skala nonius (garis nonius yang sejajar sempurna dengan garis utama). Contoh: skala utama 25 mm + skala nonius 0,4 mm = hasil 25,4 mm.

Membaca jangka sorong adalah salah satu keterampilan teknik dasar yang kelihatannya mudah, tapi banyak yang salah di langkah yang sama: bingung antara skala utama dan skala nonius, atau tidak tahu apa yang harus dibaca ketika garis nol skala nonius berada di antara dua angka.

Padahal kalau sudah paham polanya, cara baca jangka sorong sebenarnya bisa dilakukan dalam hitungan detik — dan hasilnya selalu akurat selama prosedurnya benar.

B2C ad

Artikel ini membahas cara membaca jangka sorong dari awal: apa itu skala utama dan skala nonius, langkah pembacaan step-by-step, contoh soal lengkap, cara baca untuk ketelitian 0.02 mm dan 0.05 mm, cara membaca dalam satuan inci, hingga pertanyaan spesifik yang sering membingungkan pemula.

Apa Itu Jangka Sorong dan Mengapa Perlu Dua Skala?

Jangka sorong (juga disebut sigmat atau vernier caliper) adalah alat ukur presisi yang mampu mengukur diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman benda dengan ketelitian jauh di atas penggaris biasa.

Alat ini menggunakan dua skala yang bekerja bersamaan karena satu skala saja tidak cukup untuk mencapai akurasi yang dibutuhkan:

  • Skala Utama: memberikan nilai dasar pengukuran dalam satuan milimeter penuh atau setengah milimeter.
  • Skala Nonius: memberikan nilai pecahan milimeter dengan ketelitian tinggi — ini yang membedakan jangka sorong dari penggaris biasa.

Kombinasi keduanya memungkinkan pengukuran dengan ketelitian 0,1 mm, 0,05 mm, atau bahkan 0,02 mm tergantung spesifikasi alat.

Baca juga : Jenis-Jenis WD-40 dan Fungsinya

Mengenal Skala Utama dan Skala Nonius

Skala Utama

Skala utama terletak pada batang tetap jangka sorong. Satuannya adalah milimeter, dan setiap garis panjang menunjukkan 1 mm. Beberapa jangka sorong juga punya garis setengah milimeter (0,5 mm) di antara garis utama.

Cara membaca skala utama: lihat angka terakhir yang masih terlihat sebelum atau tepat di garis nol skala nonius. Itu nilai skala utama Anda.

Skala Nonius

Skala nonius (vernier scale) berada pada bagian geser yang bergerak mengikuti rahang. Garis-garis di skala nonius lebih rapat dari skala utama — dan di sinilah letak ketelitian jangka sorong.

Cara membaca skala nonius: cari satu garis di skala nonius yang paling sejajar (paling segaris) dengan salah satu garis di skala utama. Nomor garis itulah nilai skala nonius Anda.

Penting: yang dicari adalah satu garis yang paling sejajar — bukan yang paling dekat, tapi yang benar-benar segaris lurus secara vertikal dengan garis di skala utama.

Cara Baca Jangka Sorong: 5 Langkah Step-by-Step

1. Cek Posisi Nol Sebelum Mengukur

Tutup rahang jangka sorong rapat-rapat. Periksa apakah garis nol skala nonius sejajar dengan garis nol skala utama. Kalau tidak sejajar, alat perlu dikalibrasi atau ada zero error yang perlu dicatat dan dikompensasi.

2. Jepit Benda yang Akan Diukur

Untuk mengukur diameter luar: letakkan benda di antara rahang bawah, geser hingga terjepit stabil. Untuk diameter dalam: gunakan rahang atas (yang lebih kecil). Untuk kedalaman: gunakan batang pengukur kedalaman di ujung alat.

Jangan menjepit terlalu kuat, terutama pada material lunak seperti plastik atau aluminium tipis. Tekanan berlebih bisa mengubah dimensi benda dan membuat hasil pengukuran tidak akurat.

3. Baca Skala Utama

Lihat angka pada skala utama yang berada tepat sebelum atau tepat di garis nol skala nonius. Catat angka ini — itulah nilai dasar pengukuran Anda dalam milimeter.

Contoh: kalau garis nol nonius berada setelah angka 25 tapi sebelum angka 26, nilai skala utama adalah 25 mm.

4. Baca Skala Nonius

Cari satu garis di skala nonius yang paling sejajar sempurna dengan garis mana pun di skala utama. Nilai dari garis nonius tersebut adalah nilai pecahan milimeter.

Contoh: kalau garis ke-4 pada skala nonius yang sejajar, dan ketelitian alat 0,1 mm, maka nilai nonius adalah 4 × 0,1 = 0,4 mm.

5. Jumlahkan Kedua Nilai

Hasil akhir = Nilai Skala Utama + Nilai Skala Nonius.

Contoh Lengkap: Skala utama menunjukkan 25 mm. Garis nonius ke-4 yang sejajar = 0,4 mm. Hasil pengukuran = 25 + 0,4 = 25,4 mm.

Baca juga : Cara Menggunakan Kunci Momen yang Benar

Contoh Soal Cara Membaca Jangka Sorong

Ini yang paling sering dicari — dari data pengguna, ada pertanyaan spesifik seperti: ‘hasil pengukuran jangka sorong jika skala utama menunjukkan 35 mm dan skala nonius sejajar pada garis tertentu.’ Mari jawab beberapa skenario:

Skala UtamaGaris Nonius SejajarKetelitian AlatNilai NoniusHasil Akhir
12 mmGaris ke-30,1 mm0,3 mm12,3 mm
25 mmGaris ke-40,1 mm0,4 mm25,4 mm
35 mmGaris ke-10,1 mm0,1 mm35,1 mm
35 mmGaris ke-20,1 mm0,2 mm35,2 mm
35 mmGaris ke-30,1 mm0,3 mm35,3 mm
47 mmGaris ke-50,05 mm0,25 mm47,25 mm
20 mmGaris ke-40,02 mm0,08 mm20,08 mm

 

Cara Menghitung Skala Nonius: Rumus yang Perlu Dipahami

Banyak yang bingung karena tidak tahu cara menghitung nilai skala nonius. Ini rumusnya:

Nilai Skala Nonius = Nomor Garis yang Sejajar × Ketelitian Alat

Ketelitian alat (nilai terkecil yang bisa diukur) berbeda untuk setiap jenis jangka sorong. Cara mengetahuinya: lihat angka yang tercetak di badan alat, atau hitung dengan rumus:

Ketelitian = 1 mm ÷ Jumlah Bagian Skala Nonius. Contoh: 20 bagian nonius → 1 ÷ 20 = 0,05 mm ketelitian.

 

Jumlah Bagian NoniusKetelitian AlatCara Baca Nilai NoniusContoh
10 bagian0,1 mmNomor garis × 0,1Garis ke-4 = 0,4 mm
20 bagian0,05 mmNomor garis × 0,05Garis ke-5 = 0,25 mm
50 bagian0,02 mmNomor garis × 0,02Garis ke-4 = 0,08 mm

Baca juga : Cara Menggunakan Waterpass dengan Benar

Cara Baca Jangka Sorong Ketelitian 0,05 mm

Jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm memiliki 20 bagian pada skala nonius. Ini yang perlu diperhatikan saat membacanya:

  • Skala nonius terdiri dari 20 garis, jadi setiap garis bernilai 0,05 mm.
  • Cari garis nonius yang paling sejajar dengan garis utama, lalu kalikan nomor garisnya dengan 0,05.
  • Contoh: Skala utama = 47 mm, garis nonius ke-5 yang sejajar → 5 × 0,05 = 0,25 mm → Hasil: 47,25 mm.

Tips: Jangka sorong 0,05 mm sering membingungkan karena garisnya lebih rapat. Gunakan lup atau kacamata pembesar kalau perlu — kesalahan satu garis berarti kesalahan 0,05 mm yang bisa signifikan untuk pekerjaan presisi.

Cara Baca Jangka Sorong Ketelitian 0,02 mm

Ini yang paling presisi dan paling sering membingungkan. Jangka sorong 0,02 mm memiliki 50 bagian pada skala nonius.

  • Setiap garis nonius bernilai 0,02 mm.
  • Nomor garis yang sejajar dikali 0,02 untuk mendapat nilai nonius.
  • Contoh: Skala utama = 20 mm, garis nonius ke-4 yang sejajar → 4 × 0,02 = 0,08 mm → Hasil: 20,08 mm.

Cara cepat mengidentifikasi jangka sorong 0,02 mm: biasanya tertulis ‘0,02’ atau ‘0.02’ di badan alat, dan skala noniusnya terlihat jauh lebih rapat dari yang 0,1 mm.

Cara Baca Jangka Sorong dalam Satuan Inci

Beberapa jangka sorong — terutama yang buatan Amerika atau untuk kebutuhan ekspor — menggunakan satuan inci. Prinsip pembacaannya sama, tapi nilainya berbeda.

  • Skala utama dalam inci biasanya dibagi dalam 1/16 inci per garis.
  • Skala nonius memberikan ketelitian 1/128 inci atau lebih halus tergantung alat.
  • Banyak jangka sorong modern dual-scale menampilkan mm di satu sisi dan inci di sisi lain — pastikan Anda membaca sisi yang tepat.

Konversi cepat: 1 inci = 25,4 mm. Jadi hasil 1,5 inci setara 38,1 mm.

Situasi Khusus yang Sering Membingungkan

Jika Garis Nol Skala Nonius Berada di Antara Dua Angka Skala Utama

Ini situasi paling sering membingungkan pemula. Solusinya sederhana: ambil angka yang lebih kecil (yang ada di sebelah kiri atau sebelumnya). Jangan ambil angka di depan garis nol.

Contoh: garis nol nonius berada antara 23 dan 24 → nilai skala utama adalah 23 mm, bukan 24.

Jika Tidak Ada Garis Nonius yang Benar-Benar Sejajar

Ini tanda dua hal: pertama, kemungkinan Anda melihatnya dari sudut miring (parallax error) — coba lihat lurus dari depan. Kedua, kalau tetap tidak ada yang sempurna sejajar, ambil yang paling mendekati sejajar.

Jika Hasil Pengukuran Terasa Tidak Masuk Akal

Cek tiga hal: apakah benda sudah terjepit stabil (tidak bergerak), apakah Anda membaca dari skala yang benar (mm bukan inci), dan apakah ada zero error yang belum dikompensasi.

Tips Agar Pembacaan Jangka Sorong Lebih Akurat

  • Bersihkan permukaan benda dan rahang dari debu atau serpihan logam sebelum mengukur. Kotoran sekecil apapun bisa menggeser hasil.
  • Posisikan mata tegak lurus sejajar dengan skala saat membaca. Membaca dari sudut miring menyebabkan parallax error — Anda melihat garis yang berbeda dari yang seharusnya.
  • Gunakan tekanan yang konsisten saat menjepit benda. Untuk material lunak, jangan berikan tekanan lebih dari yang diperlukan untuk menstabilkan benda.
  • Lakukan pengukuran lebih dari sekali untuk pekerjaan yang menuntut presisi tinggi. Dua atau tiga pengukuran yang konsisten memberikan keyakinan lebih tinggi dari satu pengukuran saja.
  • Simpan jangka sorong dengan rahang sedikit terbuka (jangan dikencangkan rapat saat disimpan) untuk mencegah deformasi rahang dalam jangka panjang.

Baca juga : Jenis Hand Tools yang Wajib Diketahui

Kesimpulan

Cara baca jangka sorong pada dasarnya selalu sama: baca skala utama dulu, cari garis nonius yang sejajar, jumlahkan keduanya. Yang berbeda hanyalah nilai per garis nonius tergantung ketelitian alat (0,1 mm, 0,05 mm, atau 0,02 mm).

Kalau sudah paham cara menghitung nilai skala nonius berdasarkan ketelitian alat, semua varian jangka sorong — termasuk yang ketelitian 0,02 mm atau yang berskala inci — bisa dibaca dengan cara yang sama.

FAQ

Apa itu skala nonius pada jangka sorong?

Skala nonius adalah skala tambahan yang berada pada bagian geser jangka sorong. Fungsinya untuk membaca nilai pecahan milimeter yang tidak bisa ditangkap oleh skala utama. Tanpa skala nonius, jangka sorong hanya bisa membaca dengan ketelitian 1 mm — sama dengan penggaris biasa.

Bagaimana cara menghitung jangka sorong jika skala utama menunjukkan 35 mm?

Kalau skala utama menunjukkan 35 mm, Anda tinggal mencari garis nonius yang sejajar. Misalnya garis ke-2 yang sejajar pada alat berketelitian 0,1 mm: 2 × 0,1 = 0,2 mm. Hasilnya 35 + 0,2 = 35,2 mm. Kalau garis ke-3 yang sejajar: 35 + 0,3 = 35,3 mm.

Apa perbedaan jangka sorong ketelitian 0,1 mm, 0,05 mm, dan 0,02 mm?

Perbedaannya ada pada jumlah bagian skala nonius dan seberapa kecil nilai yang bisa diukur. Ketelitian 0,1 mm (10 bagian nonius) adalah yang paling umum untuk penggunaan bengkel umum. Ketelitian 0,05 mm (20 bagian) untuk pekerjaan lebih presisi. Ketelitian 0,02 mm (50 bagian) untuk pekerjaan teknik presisi tinggi seperti komponen mesin dan mold.

Apakah jangka sorong bisa membaca satuan inci?

Bisa. Banyak jangka sorong modern memiliki dua sisi skala — satu dalam mm dan satu dalam inci. Prinsip pembacaannya sama, hanya nilai per garisnya yang berbeda. Pastikan Anda membaca sisi yang sesuai dengan satuan yang dibutuhkan.

Apa yang harus dilakukan jika tidak ada garis nonius yang benar-benar sejajar?

Pertama, pastikan Anda melihat lurus dari depan — bukan dari sudut. Parallax error adalah penyebab paling umum garis terlihat tidak sejajar padahal sebenarnya sejajar. Kalau sudah dilihat lurus tetap tidak ada yang sempurna, ambil garis yang paling mendekati sejajar. Dalam praktik pengukuran nyata, ‘paling mendekati’ sudah cukup untuk sebagian besar kebutuhan.

Apa itu zero error pada jangka sorong dan bagaimana mengatasinya?

Zero error terjadi ketika rahang ditutup rapat tapi garis nol nonius tidak tepat sejajar dengan garis nol utama. Ada dua jenis: positive zero error (garis nol nonius berada di kanan garis nol utama) dan negative zero error (di kiri). Cara mengatasinya: catat nilai zero error, lalu kurangkan (untuk positive) atau tambahkan (untuk negative) dari hasil pengukuran. Idealnya, alat dikalibrasi ulang secara berkala.

B2B ad
Artikel Terbaru
Kompresor Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Memilihnya

Kompresor: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Memilihnya

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sebuah bengkel bisa mengisi angin ban truk raksasa hanya dalam hitungan detik? Atau bagaimana pabrik-pabrik besar menggerakkan lengan robot otomatis mereka tanpa menggunakan motor listrik di setiap persendiannya? Jawabannya ada pada satu alat vital: kompresor. Mesin...

Panduan Lengkap Ukuran Mata Bor

Panduan Lengkap Ukuran Mata Bor

Mata bor tersedia dalam berbagai macam ukuran, mulai dari diameter mikro yang kurang dari 1 mm hingga ukuran jumbo mencapai puluhan milimeter. Sayangnya, bagi sebagian orang, memilih ukuran mata bor sering kali dilakukan secara asal-asalan atau sekadar menebak dengan mata...

Bagian Bagian Mesin Bor

Bagian Bagian Mesin Bor dan Fungsinya

Pernahkah Anda sedang asyik mengebor dinding atau kayu, tiba-tiba mesin bor kehilangan tenaga, motornya cepat panas, atau mata bornya sering selip? Masalah klasik ini sering kali bukan karena kualitas alat yang buruk, melainkan karena kita belum memahami fungsi dari setiap...

cara mengganti mata bor

Cara Mengganti Mata Bor dengan Benar dan Aman

Bagi Anda yang sering melakukan proyek DIY di rumah atau bekerja di workshop perkakas, mesin bor tentu menjadi alat yang sangat diandalkan. Namun, pernahkah Anda mengalami momen di mana hasil pengeboran tiba-kira melenceng miring, lubang menjadi oval, atau mata bor...

jenis bor

7 Jenis Bor dan Fungsinya: Panduan Lengkap agar Tidak Salah Beli

Pernahkah Anda berniat memasang rak dinding di rumah, tetapi mata bor yang Anda gunakan malah tumpul, mengeluarkan asap, atau permukaan tembok justru retak berantakan? Masalah klasik di dunia pertukangan ini sering kali terjadi bukan karena merek mesinnya yang jelek, melainkan...