d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e

Cara Baca Jangka Sorong dengan Benar & Akurat

Cara Baca Jangka Sorong dengan Benar

Cara baca jangka sorong dilakukan dengan menjumlahkan dua nilai utama, yaitu skala utama dan skala nonius. Pertama, baca angka pada skala utama yang berada tepat sebelum garis nol pada skala nonius. Kedua, cari garis pada skala nonius yang sejajar dengan garis pada skala utama. Nilai dari kedua skala tersebut kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang presisi.

Jangka sorong adalah alat ukur presisi yang sering digunakan dalam bengkel, industri manufaktur, hingga laboratorium teknik. Alat ini mampu mengukur diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman benda dengan tingkat ketelitian yang jauh lebih tinggi dibanding penggaris biasa.

Namun, banyak pengguna pemula mengalami kesulitan saat membaca hasil pengukuran. Hal ini biasanya terjadi karena belum memahami peran dua komponen utama pada jangka sorong, yaitu skala utama dan skala nonius.

Skala Utama dan Skala Nonius pada Jangka Sorong

Skala utama terletak pada bagian batang jangka sorong dan biasanya memiliki satuan milimeter atau inci. Skala ini memberikan nilai dasar dari pengukuran.

Sementara itu, skala nonius berada pada bagian geser alat dan berfungsi untuk membaca pecahan milimeter dengan ketelitian tinggi. Kombinasi kedua skala inilah yang membuat jangka sorong mampu memberikan hasil pengukuran yang lebih akurat.

Sebagai contoh, jika skala utama menunjukkan angka 12 mm dan garis nonius yang sejajar menunjukkan 0,3 mm, maka hasil pengukurannya adalah 12,3 mm.

Mengetahui cara membaca dua skala ini adalah kunci utama agar pengukuran tidak salah.

Baca juga : 20 Jenis Kunci Bengkel

Cara Membaca Jangka Sorong

Agar hasil pengukuran akurat, ikuti langkah berikut.

1. Pastikan Alat dalam Posisi Nol

Sebelum digunakan, tutup rahang jangka sorong dan periksa apakah angka nol pada skala utama dan skala nonius sejajar. Jika tidak sejajar, kemungkinan alat membutuhkan kalibrasi.

2. Jepit Benda yang Akan Diukur

Letakkan benda di antara rahang jangka sorong, lalu geser hingga benda terjepit dengan stabil. Pastikan tidak terlalu longgar atau terlalu ditekan.

3. Baca Skala Utama

Perhatikan angka pada skala utama yang berada tepat sebelum garis nol pada skala nonius. Angka ini merupakan nilai dasar pengukuran.

4. Baca Skala Nonius

Cari garis pada skala nonius yang sejajar sempurna dengan salah satu garis pada skala utama. Nilai garis tersebut biasanya menunjukkan pecahan milimeter.

5. Jumlahkan Kedua Nilai

Tambahkan nilai dari skala utama dan skala nonius untuk mendapatkan hasil pengukuran akhir.

Sebagai contoh:

  • Skala utama: 25 mm
  • Skala nonius: 0,4 mm

Hasil pengukuran: 25,4 mm

Baca juga : 6 jenis Obeng dan Fungsinya

Tips Agar Pembacaan Jangka Sorong Lebih Akurat

Akurasi pengukuran tidak hanya bergantung pada alat, tetapi juga cara penggunaannya.

Pertama, pastikan permukaan benda dan rahang jangka sorong bersih dari debu atau serpihan logam. Kotoran kecil dapat memengaruhi hasil pengukuran.

Kedua, posisikan mata sejajar dengan skala saat membaca angka. Jika melihat dari sudut miring, hasil pembacaan bisa mengalami kesalahan yang disebut parallax error.

Ketiga, gunakan tekanan yang konsisten saat menjepit benda. Tekanan terlalu kuat dapat mengubah ukuran benda, terutama pada material lunak seperti plastik atau aluminium tipis.

Terakhir, lakukan pengukuran lebih dari sekali jika hasil sangat penting. Pengukuran ulang membantu memastikan konsistensi hasil.

Artikel Terbaru
jenis jenis power tools

Dalam dunia pertukangan, konstruksi, otomotif, hingga proyek mandiri di rumah (Do-It-Yourself), efisiensi dan akurasi adalah kunci utama. Di sinilah power tools atau perkakas bertenaga mengambil peran yang sangat vital. Dibandingkan dengan perkakas manual (hand tools), power tools mampu mempercepat durasi...

jenis jenis mata bor, fungsi, dan ukurannya

Memilih jenis mata bor yang tepat sering kali menjadi tantangan tersendiri, baik bagi pengguna rumahan (Do-It-Yourself) maupun pekerja teknis di bengkel dan proyek konstruksi. Banyak orang menganggap semua mata bor memiliki fungsi yang sama karena bentuknya yang sekilas mirip. Padahal,...

jenis jenis baut

Baut merupakan salah satu komponen pengikat mekanis (fastener) paling vital yang digunakan di hampir semua sektor industri. Anda dapat menemukannya pada struktur konstruksi jembatan, komponen mesin pabrik, komponen otomotif, perangkat elektronik, hingga furnitur rumah tangga. Meskipun bentuk geometrisnya terlihat sederhana,...

cara menggunakan gerinda tangan

Gerinda tangan (angle grinder) merupakan salah satu alat perkakas mesin (power tools) yang paling fleksibel dan sering diandalkan dalam proyek fabrikasi logam, konstruksi bangunan, bengkel otomotif, hingga proyek renovasi rumah (Do-It-Yourself). Alat multifungsi ini dapat digunakan untuk memotong plat besi,...

10 Jenis Cacat Las dan Cara Mengatasinya

Hasil pengelasan yang sekilas terlihat menyatu erat belum tentu memiliki kualitas mekanis yang baik. Dalam praktiknya, banyak sambungan logam mengalami cacat yang tidak selalu terlihat secara kasat mata. Jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan benar, cacat las (welding defect) dapat...