Memotong besi hollow sebenarnya tidak sulit, tetapi hasilnya bisa berantakan jika alat, mata potong, atau teknik yang digunakan tidak tepat. Kesalahan kecil seperti salah mengukur, tidak mengunci material, atau memotong tanpa memperhatikan posisi gerinda dapat membuat potongan miring, merusak permukaan hollow, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
Besi hollow sendiri banyak digunakan untuk rangka plafon, kanopi, pagar, rak, meja, hingga konstruksi ringan. Karena bentuknya berupa profil kotak atau persegi panjang dengan bagian tengah berongga, teknik pemotongannya sedikit berbeda dari besi batangan atau plat.
Untuk pekerjaan rumah maupun bengkel, gerinda tangan dengan cutting disc besi merupakan salah satu alat yang praktis digunakan. Namun, jika membutuhkan banyak potongan dengan ukuran yang konsisten, mesin potong atau cut-off saw bisa memberikan hasil yang lebih cepat dan seragam.
Berikut cara memotong besi hollow dengan benar, mulai dari menentukan ukuran hingga merapikan hasil potongan.
Alat yang Dibutuhkan untuk Memotong Besi Hollow
Sebelum mulai bekerja, siapkan alat sesuai metode pemotongan yang digunakan. Untuk pekerjaan menggunakan gerinda tangan, beberapa perlengkapan utama yang dibutuhkan adalah gerinda tangan, cutting disc khusus logam, meteran atau penggaris, pensil atau spidol, siku, serta clamp atau ragum untuk menahan hollow.
Jangan melupakan perlengkapan keselamatan. Percikan dan serpihan logam dapat terlempar dengan kecepatan tinggi ketika cutting disc menyentuh material. Karena itu, gunakan kacamata safety atau pelindung wajah, sarung tangan kerja yang sesuai, pelindung pendengaran, dan pakaian kerja yang tidak mudah tersangkut.
Pastikan juga cutting disc yang digunakan masih dalam kondisi baik. Jangan menggunakan disc yang retak, pecah, atau mengalami kerusakan pada bagian tepinya.
Baca juga : Cara Memilih Gerinda Sesuai Kebutuhan
Cara Memotong Besi Hollow dengan Gerinda
1. Tentukan Ukuran Besi Hollow yang Akan Dipotong
Langkah pertama adalah menentukan panjang hollow sesuai kebutuhan. Jangan langsung memotong hanya berdasarkan perkiraan karena selisih beberapa milimeter saja dapat memengaruhi proses perakitan.
Ukur panjang yang diperlukan menggunakan meteran, kemudian tandai titik pemotongan dengan pensil atau spidol. Untuk pekerjaan yang membutuhkan presisi lebih tinggi, gunakan siku agar garis potong benar-benar tegak terhadap sisi hollow.
Jika hollow akan digunakan sebagai rangka, perhatikan juga apakah ukuran yang dibuat merupakan ukuran akhir atau masih memerlukan ruang untuk sambungan.
2. Buat Garis Potong di Seluruh Sisi Hollow
Satu kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah hanya membuat satu garis pada permukaan atas hollow. Cara tersebut dapat membuat potongan melenceng ketika cutting disc masuk ke sisi lainnya.
Setelah menentukan titik potong, buat garis yang menyambung pada seluruh sisi yang akan dilewati disc. Gunakan siku untuk memastikan garis tetap tegak.
Dengan garis yang jelas di setiap sisi, Anda dapat mengikuti jalur pemotongan secara lebih konsisten. Hasilnya juga lebih mudah dikontrol ketika disc mulai menembus dinding hollow.
3. Letakkan Hollow pada Permukaan yang Stabil
Jangan memotong besi hollow sambil memegangnya dengan tangan. Material harus diletakkan pada meja kerja atau permukaan yang kokoh, kemudian dijepit menggunakan clamp atau ragum.
Hollow yang bergerak ketika dipotong bukan hanya menyebabkan hasil potongan miring, tetapi juga dapat membuat cutting disc tersangkut. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gerinda mengalami kickback.
Pastikan bagian yang akan dipotong berada sedikit di luar permukaan meja sehingga disc tidak mengenai meja kerja ketika menembus hollow.
4. Pasang Cutting Disc yang Sesuai
Gunakan cutting disc yang memang dirancang untuk memotong logam. Perhatikan diameter disc dan batas kecepatan putar yang tercantum pada disc agar sesuai dengan spesifikasi gerinda.
Jangan menggunakan disc gerinda yang sudah aus, retak, atau pernah mengalami benturan keras. Cutting disc bekerja pada putaran tinggi sehingga kerusakan kecil sekalipun tidak boleh diabaikan.
Sebelum memasang disc, pastikan gerinda dalam kondisi tidak terhubung dengan sumber listrik. Untuk mesin baterai, lepaskan baterainya saat melakukan pemasangan atau penggantian disc.
Baca juga : Cara Menggunakan Gerinda Tangan yang Benar
5. Mulai Memotong dari Satu Sisi
Setelah hollow terpasang kuat dan gerinda siap digunakan, posisikan cutting disc pada garis yang sudah dibuat. Nyalakan gerinda dan biarkan disc mencapai putaran kerja sebelum menyentuh material.
Jangan langsung memberikan tekanan besar. Biarkan disc mengikis dinding hollow secara bertahap sambil mengikuti garis potong.
Untuk hollow berdinding tipis, Anda tidak membutuhkan tekanan besar. Justru tekanan berlebihan dapat membuat disc cepat aus dan meningkatkan kemungkinan potongan melenceng.
6. Potong Secara Bertahap hingga Menembus Semua Sisi
Ketika disc mulai menembus sisi pertama, lanjutkan pemotongan dengan gerakan yang terkendali hingga mencapai sisi berikutnya. Ikuti garis yang sudah dibuat sebelumnya.
Hindari memutar atau memaksa gerinda ketika disc masih berada di dalam material. Gerakan yang terlalu agresif dapat menyebabkan disc terjepit.
Jika memungkinkan, lakukan pemotongan dengan gerakan yang stabil dan jangan terburu-buru mengejar kecepatan. Untuk mendapatkan potongan yang lurus, kontrol gerakan gerinda lebih penting daripada memberikan tekanan besar.
7. Matikan Gerinda Setelah Potongan Selesai
Setelah hollow terpotong, lepaskan tekanan dan jauhkan gerinda dari material sebelum mematikannya. Tunggu hingga disc berhenti berputar sepenuhnya sebelum meletakkan mesin.
Jangan menyentuh bagian disc atau area potongan dengan tangan segera setelah proses selesai. Permukaan logam dapat menjadi sangat panas akibat gesekan.
Biarkan potongan mendingin terlebih dahulu sebelum dilakukan pengukuran atau proses finishing.
8. Rapikan Bekas Potongan
Potongan besi hollow hampir selalu meninggalkan burr atau serpihan tajam pada bagian tepinya. Bagian ini perlu dirapikan sebelum hollow digunakan.
Anda dapat menggunakan amplas, kikir, atau flap disc untuk menghilangkan sisi tajam tersebut. Jika hasil potongan akan terlihat pada produk akhir seperti pagar atau furnitur, proses finishing perlu dilakukan lebih teliti agar sambungan terlihat rapi.
Jangan menganggap burr sebagai masalah kecil. Tepi hollow yang tajam dapat melukai tangan ketika material dipindahkan atau dirakit.
Cara Memotong Besi Hollow Tanpa Gerinda
Gerinda bukan satu-satunya alat yang dapat digunakan untuk memotong hollow. Pilihan alat dapat disesuaikan dengan ketebalan material dan jumlah pekerjaan.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan banyak potongan dengan ukuran seragam, mesin cut-off lebih praktis karena material dapat diposisikan dan dijepit sebelum pemotongan. Sementara itu, gergaji besi manual dapat digunakan untuk hollow berdinding tipis dan pekerjaan kecil, meskipun prosesnya jauh lebih lambat.
Jika tersedia peralatan fabrikasi yang lebih lengkap, band saw atau mesin pemotong logam juga dapat digunakan. Keunggulan alat tersebut terletak pada kontrol pemotongan dan konsistensi hasil.
Jadi, tidak ada satu alat yang selalu paling baik. Untuk satu atau dua potongan di rumah, gerinda tangan sudah cukup. Untuk pekerjaan produksi dengan puluhan hingga ratusan potongan, mesin potong yang lebih stabil akan menghemat waktu dan tenaga.
Tips Memilih Cutting Disc untuk Besi Hollow
Pemilihan cutting disc perlu disesuaikan dengan material dan mesin. Untuk hollow baja karbon yang umum digunakan pada konstruksi ringan, gunakan disc pemotong logam yang ukurannya sesuai dengan gerinda.
Perhatikan pula ketebalan disc. Disc yang lebih tipis umumnya menghasilkan potongan yang lebih cepat dan membutuhkan material lebih sedikit untuk terpotong, sedangkan disc yang lebih tebal memiliki karakteristik penggunaan yang berbeda dan biasanya lebih tahan terhadap kondisi tertentu.
Yang paling penting, jangan hanya mengejar harga murah. Cutting disc merupakan komponen yang bekerja pada kecepatan tinggi, sehingga kualitas, kondisi fisik, dan kesesuaian spesifikasinya harus menjadi pertimbangan utama.
Baca juga : Gerinda: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja, dan Cara Menggunakan dengan Aman
FAQ
Apa alat terbaik untuk memotong besi hollow?
Untuk pekerjaan rumah dan bengkel ringan, gerinda tangan dengan cutting disc khusus logam merupakan pilihan praktis. Jika harus melakukan banyak pemotongan dengan ukuran seragam, mesin cut-off lebih efisien.
Apakah besi hollow bisa dipotong menggunakan gerinda tangan?
Bisa. Gerinda tangan dapat digunakan untuk memotong berbagai jenis hollow logam selama cutting disc yang digunakan sesuai dengan material dan spesifikasi mesin.
Bagaimana cara memotong hollow agar tidak miring?
Buat garis potong menggunakan siku pada seluruh sisi hollow, kemudian jepit material agar tidak bergerak. Saat memotong, pertahankan posisi gerinda tetap stabil dan jangan memberikan tekanan berlebihan.
Apakah hollow harus dijepit saat dipotong?
Sangat disarankan. Penjepitan membuat material lebih stabil, meningkatkan kontrol pemotongan, dan mengurangi risiko hollow bergerak atau disc terjepit.
Mengapa cutting disc cepat habis saat memotong hollow?
Cutting disc dapat cepat aus karena tekanan terlalu besar, material terlalu tebal, teknik pemotongan kurang tepat, atau disc yang digunakan tidak sesuai. Kondisi disc juga perlu diperiksa karena disc yang sudah aus tentu memiliki kemampuan potong yang menurun.

