d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e

Jenis-Jenis Obeng Beserta Fungsi dan Kegunaannya

Jenis-jenis Obeng dan Fungsinya

Sekrup dol, baut susah dilepas, atau kepala baut rusak, masalah ini sering terjadi bukan karena kualitas baut, tetapi karena penggunaan obeng yang tidak tepat. Banyak pengguna hanya melihat obeng sebagai alat sederhana, padahal setiap jenis obeng memiliki fungsi spesifik.

Memahami jenis obeng beserta fungsinya akan membantu pekerjaan lebih cepat, rapi, dan minim resiko kerusakan komponen.

Apa Fungsi Obeng?

Fungsi obeng tidak hanya untuk mengencangkan dan melepas sekrup. Dalam praktik di bengkel dan industri, obeng memiliki beberapa fungsi:

tokojpt
  • Mengencangkan dan melepas baut/sekrup dengan presisi
  • Menjaga ulir baut agar tidak rusak
  • Membantu perakitan komponen mesin atau elektronik
  • Digunakan dalam pekerjaan instalasi listrik dan maintenance

Penggunaan obeng yang sesuai akan mengurangi resiko baut dol dan meningkatkan efisiensi kerja.

Baca juga : Fungsi Flap Disc untuk Finishing Las

Jenis-Jenis Obeng dan Fungsinya

1. Obeng Minus (Flat Head)

Obeng Minus

Obeng minus memiliki ujung berbentuk pipih dan lurus.

Jenis ini juga dikenal sebagai flat-head screwdriver atau slotted screwdriver.

Obeng minus berfungsi untuk mengencangkan atau melepas sekrup dengan satu alur lurus pada kepalanya.

Obeng ini masih banyak digunakan untuk:

  • panel listrik tertentu;
  • peralatan rumah tangga;
  • mesin;
  • furniture;
  • pekerjaan mekanik;
  • sekrup konvensional.

Selain memutar sekrup, obeng minus terkadang digunakan untuk pekerjaan lain seperti mencongkel ringan. Namun, menjadikannya sebagai alat congkel dapat merusak ujung obeng dan meningkatkan risiko cedera.

2. Obeng Plus (Phillips)

Obeng Plus

Obeng plus merupakan salah satu jenis obeng yang paling umum digunakan.

Ujungnya berbentuk silang atau tanda +, sehingga sering disebut obeng plus.

Obeng plus berfungsi untuk mengencangkan dan melepas sekrup dengan kepala Phillips.

Obeng ini banyak digunakan pada:

  • furniture;
  • peralatan rumah tangga;
  • otomotif;
  • mesin;
  • instalasi umum;
  • perangkat elektronik tertentu.

Ukuran Phillips biasanya ditandai dengan kode seperti PH0, PH1, PH2, dan PH3. Semakin besar ukurannya, umumnya semakin besar pula kepala sekrup yang dapat ditangani.

Pastikan ukuran ujung obeng sesuai dengan kepala sekrup. Phillips yang terlalu kecil dapat mudah selip dan merusak kepala sekrup.

3. Obeng Pozidriv

Obeng Pozidriv

Sekilas, obeng Pozidriv terlihat mirip dengan Phillips karena sama-sama memiliki ujung berbentuk silang.

Namun, keduanya tidak identik.

Obeng Pozidriv berfungsi untuk sekrup dengan kepala Pozidriv yang memiliki pola silang dengan tambahan garis di antara lengan utamanya.

Pozidriv banyak ditemukan pada:

  • furniture;
  • woodworking;
  • konstruksi;
  • perakitan;
  • berbagai aplikasi industri.

Menggunakan Phillips pada sekrup Pozidriv atau sebaliknya dapat menyebabkan ujung obeng tidak mencengkeram secara optimal.

Karena itu, perhatikan bentuk kepala sekrup sebelum memilih mata obeng.

4. Obeng Torx

Obeng Torx memiliki ujung berbentuk bintang dengan enam sisi.

Jenis ini sering diberi kode T10, T15, T20, T25, T30, dan seterusnya.

Obeng Torx berfungsi untuk memasang dan melepas sekrup berkepala Torx yang membutuhkan cengkeraman lebih stabil.

Torx banyak digunakan pada:

  • otomotif;
  • mesin;
  • sepeda;
  • perangkat elektronik;
  • peralatan industri;
  • berbagai produk yang menggunakan sekrup khusus.

Desain bintang membuat bidang kontak antara ujung obeng dan kepala sekrup relatif luas sehingga torsi dapat disalurkan dengan baik.

5. Obeng Hex (Allen)

Obeng hex memiliki ujung berbentuk segi enam.

Jenis ini berbeda dengan obeng Phillips atau minus karena bekerja dengan memasukkan ujung hex ke dalam lubang segi enam pada kepala baut atau sekrup.

Obeng hex berfungsi untuk mengencangkan atau melepas baut dan sekrup dengan soket berbentuk segi enam.

Alat ini banyak digunakan pada:

  • furniture knock-down;
  • sepeda;
  • mesin;
  • otomotif;
  • peralatan olahraga;
  • konstruksi.

Obeng hex tersedia dalam berbagai ukuran sehingga harus disesuaikan dengan ukuran soket baut.

6. Obeng Elektrik

Obeng elektrik menggunakan tenaga listrik atau baterai untuk memutar mata obeng.

Obeng elektrik berfungsi mempercepat proses pemasangan dan pelepasan sekrup dalam pekerjaan dengan jumlah sekrup yang banyak.

Alat ini cocok untuk:

  • perakitan furniture;
  • produksi;
  • instalasi;
  • pekerjaan workshop;
  • perakitan komponen.

Keunggulannya adalah proses kerja lebih cepat dan tenaga operator lebih hemat.

Namun, kontrol torsi harus diperhatikan agar sekrup tidak terlalu kencang atau rusak.

Baca juga : Fungsi Heat Gun dan Penggunaanya

7. Obeng JIS

JIS merupakan singkatan dari Japanese Industrial Standard.

Obeng JIS memiliki bentuk yang sekilas menyerupai Phillips, tetapi profilnya dirancang untuk sekrup standar JIS.

Obeng JIS berfungsi untuk mengencangkan dan melepas sekrup JIS yang banyak ditemukan pada berbagai produk dan komponen buatan Jepang.

Jenis ini terutama berguna ketika mengerjakan:

  • sepeda motor Jepang;
  • kamera;
  • perangkat elektronik;
  • peralatan mekanik;
  • komponen dengan standar JIS.

Menggunakan Phillips pada sekrup JIS dapat menyebabkan kecocokan ujung yang kurang optimal dan meningkatkan risiko kepala sekrup rusak.

8. Obeng Precision

Obeng precision memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan obeng biasa.

Obeng precision berfungsi untuk mengencangkan atau melepas sekrup berukuran kecil pada perangkat yang membutuhkan pekerjaan presisi.

Contoh penggunaannya meliputi:

  • jam;
  • kacamata;
  • laptop;
  • kamera;
  • perangkat elektronik;
  • mainan;
  • perangkat kecil lainnya.

Karena ukurannya kecil, obeng precision biasanya memiliki gagang yang dirancang agar mudah dikontrol menggunakan jari.

9. Obeng Ketok

Obeng ketok atau impact screwdriver memiliki mekanisme yang memungkinkan gaya pukulan diubah menjadi gerakan putar.

Obeng ketok berfungsi membantu membuka atau mengencangkan sekrup yang sangat kencang atau sulit dilepas menggunakan obeng biasa.

Alat ini banyak digunakan dalam pekerjaan:

  • otomotif;
  • mekanik;
  • mesin;
  • maintenance.

Cara penggunaannya adalah memasukkan ujung obeng ke kepala sekrup, kemudian memberikan pukulan menggunakan palu sesuai desain alat.

Obeng ketok sangat berguna ketika kepala sekrup masih dalam kondisi baik tetapi sekrup terlalu keras untuk diputar dengan obeng biasa.

10. Obeng Ratchet

Obeng ratchet dilengkapi mekanisme ratchet pada gagangnya sehingga arah putaran dapat diatur.

Obeng ratchet berfungsi mempercepat proses mengencangkan dan melepas sekrup tanpa harus terus-menerus mengangkat mata obeng dari kepala sekrup.

Beberapa produk menggunakan sistem mata obeng yang dapat diganti sehingga satu gagang bisa digunakan untuk berbagai jenis kepala sekrup.

Obeng ini cocok untuk pekerjaan:

  • perakitan;
  • maintenance;
  • furniture;
  • bengkel;
  • pekerjaan rumah tangga.

Baca juga : Mengenal Jenis Hand Tools dan Fungsinya untuk Hasil Kerja Maksimal

11. Obeng Fleksibel

Obeng fleksibel memiliki batang atau shaft yang dapat ditekuk atau memiliki sambungan fleksibel.

Obeng fleksibel berfungsi menjangkau sekrup yang berada pada posisi sempit atau sulit dijangkau dengan obeng lurus.

Alat ini berguna ketika terdapat penghalang di sekitar kepala sekrup.

Namun, untuk sekrup yang membutuhkan torsi sangat besar, obeng fleksibel tidak selalu menjadi pilihan terbaik karena fleksibilitas batang dapat membatasi gaya putar.

12. Obeng Tangkai Panjang

Obeng tangkai panjang memiliki shaft yang lebih panjang dibandingkan obeng standar.

Obeng tangkai panjang berfungsi menjangkau sekrup yang berada jauh di dalam atau di balik komponen.

Jenis ini berguna pada:

  • mesin;
  • peralatan rumah tangga;
  • otomotif;
  • instalasi;
  • komponen dengan akses terbatas.

Panjang batang memberikan jangkauan tambahan, tetapi tidak otomatis berarti kemampuan torsinya lebih besar.

13. Obeng Tangkai Pendek

Obeng tangkai pendek atau stubby screwdriver memiliki batang yang pendek dan gagang relatif kompak.

Obeng tangkai pendek berfungsi mengencangkan dan melepas sekrup di area sempit yang tidak memiliki ruang cukup untuk menggunakan obeng panjang.

Obeng ini cocok digunakan pada:

  • ruang mesin sempit;
  • furniture;
  • instalasi;
  • area di antara komponen.

Keunggulan utamanya adalah ukurannya yang ringkas.

14. Obeng Isolasi

Obeng isolasi memiliki lapisan isolasi pada bagian batang dan gagangnya.

Obeng isolasi berfungsi untuk pekerjaan kelistrikan tertentu dengan memberikan perlindungan tambahan terhadap kontak tidak disengaja dengan bagian konduktif.

Namun, label isolasi pada alat tidak berarti pengguna boleh mengabaikan prosedur keselamatan listrik.

Untuk pekerjaan kelistrikan, selalu pastikan alat memiliki rating dan standar keselamatan yang sesuai dengan pekerjaan.

Baca juga : 20 Jenis Kunci Bengkel dan Fungsinya

Struktur dan Bagian-Bagian Obeng

Agar penggunaan lebih optimal, Anda perlu memahami bagian-bagian obeng:

  • Handle (Pegangan): biasanya dilapisi karet agar tidak licin
  • Shaft (Batang): penghubung antara pegangan dan ujung
  • Tip (Ujung): bagian yang menyesuaikan dengan kepala sekrup
  • Magnetic tip: membantu menahan baut kecil

Struktur ini mempengaruhi kenyamanan dan presisi kerja.

Mengapa Pemilihan Obeng Penting?

Kesalahan dalam memilih obeng sering menyebabkan:

  • Baut cepat rusak (dol)
  • Hasil kerja tidak presisi
  • Risiko cedera akibat selip

Misalnya, menggunakan obeng minus pada baut plus akan merusak kepala baut. Begitu juga menggunakan ukuran yang tidak sesuai akan membuat tekanan tidak merata.

Dalam pekerjaan industri, kesalahan kecil seperti ini bisa berdampak pada kualitas produk dan waktu kerja.

Baca juga : Cara Merawat Baterai Lithium Agar Tahan Lama

Cara Menggunakan Obeng yang Benar

Agar hasil maksimal, ikuti langkah berikut:

  1. Pilih jenis obeng sesuai bentuk kepala sekrup
  2. Pastikan ukuran tip sesuai dengan baut
  3. Pegang obeng tegak lurus terhadap baut
  4. Berikan tekanan secukupnya saat memutar
  5. Gunakan obeng elektrik untuk pekerjaan berulang

Contoh:

  • Obeng plus digunakan untuk membuka casing mesin
  • Obeng torx untuk komponen kendaraan modern
  • Obeng elektrik untuk perakitan cepat

FAQ

Apa saja jenis obeng yang paling sering digunakan?

Jenis obeng yang paling umum digunakan adalah obeng plus (Phillips), obeng minus (Flat Head), obeng Torx, obeng Allen (Hex), obeng Pozidriv, dan obeng elektrik. Masing-masing dirancang untuk bentuk kepala sekrup yang berbeda.

Apa perbedaan obeng plus dan obeng minus?

Obeng plus memiliki ujung berbentuk silang sehingga memberikan cengkeraman lebih kuat pada kepala sekrup. Sementara itu, obeng minus memiliki ujung pipih dan digunakan untuk sekrup dengan satu alur lurus.

Bagaimana cara memilih ukuran obeng yang tepat?

Pilih ukuran ujung obeng yang sesuai dengan ukuran kepala sekrup. Ujung yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat menyebabkan baut dol dan mengurangi torsi saat pengencangan.

Mengapa kepala baut bisa dol saat menggunakan obeng?

Kepala baut biasanya menjadi dol karena jenis atau ukuran obeng tidak sesuai, posisi obeng miring, atau tekanan yang diberikan terlalu besar sehingga merusak alur baut.

Kapan sebaiknya menggunakan obeng elektrik?

Obeng elektrik cocok digunakan untuk pekerjaan dengan jumlah baut yang banyak, seperti perakitan furnitur, pemasangan gypsum, produksi manufaktur, dan servis elektronik karena mampu mempercepat pekerjaan.

Apa perbedaan obeng manual dan obeng elektrik?

Obeng manual digerakkan menggunakan tenaga tangan sehingga lebih cocok untuk pekerjaan ringan dan membutuhkan kontrol tinggi. Obeng elektrik menggunakan motor listrik atau baterai sehingga lebih cepat dan efisien untuk pekerjaan berulang.

Apakah semua sekrup bisa dibuka menggunakan satu jenis obeng?

Tidak. Setiap jenis sekrup memiliki bentuk kepala yang berbeda sehingga membutuhkan obeng yang sesuai. Menggunakan obeng yang salah dapat merusak kepala sekrup maupun ujung obeng.

Bagaimana cara merawat obeng?

Simpan obeng di tempat kering, bersihkan ujung obeng setelah digunakan, hindari menggunakan obeng sebagai alat congkel atau pahat, dan ganti jika ujungnya sudah aus agar tetap presisi.

Apa saja bagian-bagian obeng?

Obeng terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

  • Handle (pegangan)
  • Shaft (batang)
  • Tip (ujung obeng)

Beberapa obeng juga dilengkapi magnetic tip untuk memudahkan memegang sekrup kecil.

Obeng apa yang digunakan untuk peralatan elektronik?

Sebagian besar peralatan elektronik menggunakan obeng Phillips, Torx, atau Precision Screwdriver berukuran kecil. Untuk smartphone dan laptop modern, obeng Torx dan Precision menjadi pilihan yang paling sering digunakan.

B2B ad
Artikel Terkait
Jenis Gergaji dan Fungsinya

Jenis Gergaji dan Fungsinya

Memilih gergaji tidak cukup hanya berdasarkan ukuran atau bentuknya. Setiap jenis gergaji memiliki karakter mata gergaji, mekanisme kerja, dan fungsi yang berbeda. Menggunakan gergaji yang tidak sesuai dapat membuat proses pemotongan lebih lambat, hasil potongan kurang rapi, bahkan meningkatkan risiko...

jenis hand tools

Mengenal Jenis Hand Tools dan Fungsinya untuk Hasil Kerja Maksimal

Memilih alat yang salah sering kali menjadi penyebab pekerjaan lebih lama selesai, hasil kurang rapi, bahkan merusak material atau komponen yang sedang dikerjakan. Misalnya, menggunakan kunci pas untuk membuka baut yang sangat kencang dapat membuat kepala baut menjadi dol, atau...

cara melepas baut rusak

Cara Melepas Baut Rusak yang Dol, Berkarat, dan Patah

Pernah mengalami baut yang tidak bisa diputar karena kepala baut dol, berkarat, atau patah? Kondisi seperti ini sering terjadi saat melakukan perbaikan kendaraan, mesin, maupun peralatan rumah tangga. Jika dipaksa menggunakan kunci biasa, kepala baut justru bisa semakin rusak dan...

Jenis Amplas Kayu dan Cara Memilih yang Tepat untuk Hasil Halus

5 Jenis Amplas Kayu dan Cara Memilihnya

Jenis amplas kayu umumnya dibedakan berdasarkan tingkat kekasaran (grit) dan bentuknya. Amplas grit kasar seperti 40 – 80 digunakan untuk mengikis permukaan kayu yang kasar, grit menengah 100 – 150 untuk meratakan permukaan, sedangkan grit halus 180 – 320 digunakan...

cara menggunakan tang ampere

Cara Menggunakan Tang Ampere dengan Benar

Tang ampere atau clamp meter adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur arus tanpa harus memutus kabel dari rangkaian. Cara kerjanya sederhana: rahang tang mengelilingi penghantar, kemudian alat membaca medan magnet yang terbentuk akibat aliran arus. Meski terlihat mudah,...