Fungsi flap disc untuk finishing las adalah menghaluskan bekas sambungan las, meratakan permukaan logam, serta menghilangkan slag atau sisa material las tanpa merusak struktur logam. Flap disc digunakan bersama gerinda tangan dan sangat efektif untuk proses finishing karena mampu mengikis sekaligus menghaluskan permukaan dalam satu tahap kerja.
Kenapa Flap Disc Digunakan untuk Finishing Las?
Dalam pekerjaan pengelasan, proses tidak berhenti setelah logam berhasil disambung. Sambungan las biasanya meninggalkan tonjolan logam, percikan las, atau permukaan yang tidak rata. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kekuatan sambungan serta tampilan hasil kerja.
Untuk merapikan area tersebut, teknisi biasanya menggunakan flap disc sebagai alat finishing. Flap disc adalah jenis mata gerinda yang terdiri dari lembaran amplas abrasif yang disusun berlapis seperti kipas. Desain ini memungkinkan alat mengikis logam secara bertahap sehingga hasil finishing menjadi lebih halus dibanding batu gerinda biasa.
Flap disc sering digunakan pada pekerjaan fabrikasi logam, konstruksi baja, hingga bengkel otomotif karena mampu menghasilkan permukaan logam yang lebih rapi dan siap untuk proses finishing berikutnya seperti pengecatan atau pelapisan.
Baca juga : Keunggulan Mesin Las Inverter untuk Listrik Rumah 900 Watt
Fungsi Flap Disc untuk Pengerjaan Las
Beberapa fungsi flap disc dalam finishing las antara lain:
Menghaluskan Bekas Sambungan Las
Setelah proses pengelasan selesai, biasanya terdapat tonjolan logam pada sambungan. Flap disc digunakan untuk meratakan bagian tersebut sehingga permukaan menjadi lebih halus dan rapi.
Membersihkan Slag dan Percikan Las
Pada proses pengelasan tertentu, slag atau sisa material sering menempel di sekitar area sambungan. Flap disc membantu membersihkan bagian ini tanpa merusak permukaan logam.
Meratakan Permukaan Logam
Selain pada sambungan las, flap disc juga dapat digunakan untuk meratakan permukaan logam yang tidak rata akibat proses pemotongan atau pengelasan.
Menyiapkan Permukaan untuk Finishing
Sebelum proses pengecatan atau coating, permukaan logam perlu dibersihkan dan dihaluskan. Flap disc membantu menciptakan permukaan yang lebih siap untuk tahap finishing tersebut.
Baaca juga : 10 Jenis Cacat Las dan Cara Mengatasinya
Cara Menggunakan Flap Disc untuk Finishing Las
Agar hasil finishing maksimal, penggunaan flap disc perlu dilakukan dengan teknik yang benar.
1. Pilih Flap Disc dengan Grit yang Sesuai
Flap disc tersedia dalam berbagai tingkat kekasaran (grit). Grit kasar biasanya digunakan untuk meratakan tonjolan las, sedangkan grit yang lebih halus digunakan untuk proses finishing akhir.
2. Gunakan Gerinda dengan Sudut yang Tepat
Saat menggunakan flap disc, posisi gerinda sebaiknya berada pada sudut sekitar 10 – 15 derajat terhadap permukaan logam. Sudut ini membantu flap disc bekerja lebih efektif dan menghasilkan permukaan yang lebih rata.
3. Gerakkan Gerinda Secara Stabil
Gerakkan gerinda secara perlahan mengikuti arah sambungan las. Hindari menekan terlalu keras karena dapat mengikis logam secara berlebihan.
4. Lakukan Finishing Bertahap
Jika bekas las cukup tebal, lakukan pengikisan secara bertahap. Mulai dari grit kasar lalu lanjutkan dengan grit lebih halus untuk mendapatkan hasil akhir yang rapi.
5. Gunakan Alat Pelindung Diri
Selalu gunakan kacamata pelindung, sarung tangan, dan masker saat menggunakan gerinda. Percikan logam dan debu abrasif dapat membahayakan operator.
Baca juga : Penyebab Hasil Las Listrik Tidak Menempel Kuat
Cara Agar Hasil Finishing Las Lebih Rapi
Gunakan flap disc dengan ukuran yang sesuai dengan mesin gerinda yang digunakan. Ukuran yang tepat membantu menjaga stabilitas alat saat bekerja.
Selain itu, periksa kondisi flap disc sebelum digunakan. Jika lembaran abrasif sudah aus atau rusak, hasil pengikisan tidak akan maksimal.
Membersihkan area las sebelum proses finishing juga membantu flap disc bekerja lebih efektif.
Teknik penggerindaan yang stabil dan tekanan yang konsisten akan menghasilkan permukaan logam yang lebih halus.
FAQ
Apa itu flap disc?
Flap disc adalah mata gerinda berbahan abrasif yang tersusun dari lembaran amplas (flap) dan digunakan untuk mengikis, menghaluskan, serta melakukan finishing pada permukaan logam.
Apa perbedaan flap disc dan batu gerinda?
Batu gerinda lebih agresif untuk mengikis material dalam jumlah besar, sedangkan flap disc menghasilkan permukaan yang lebih halus sehingga cocok digunakan untuk proses finishing setelah pengelasan.
Flap disc digunakan untuk material apa saja?
Flap disc dapat digunakan pada berbagai material logam, seperti:
- Baja karbon
- Stainless steel
- Besi
- Aluminium (menggunakan flap disc khusus)
Grit flap disc yang bagus untuk finishing las berapa?
Secara umum:
- Grit 40 → menghilangkan bekas las yang tebal
- Grit 60 → finishing sedang
- Grit 80 → finishing halus
- Grit 120 ke atas → polishing ringan sebelum pengecatan
Pemilihan grit bergantung pada kondisi permukaan dan hasil akhir yang diinginkan.
Apakah flap disc bisa digunakan untuk menghilangkan karat?
Ya. Flap disc dapat digunakan untuk membersihkan karat ringan hingga sedang pada permukaan logam sekaligus menghaluskan area tersebut sebelum dilakukan pengecatan.







