d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
Home » Perbedaan Bor Impact dan Bor Biasa untuk Tembok

Perbedaan Bor Impact dan Bor Biasa untuk Tembok

Perbedaan bor impact dan bor biasa bukan soal tenaga semata, melainkan cara mesin berinteraksi dengan struktur tembok. Tembok (bata, batako, beton ringan) adalah material padat berpori yang tidak cukup ditembus hanya dengan putaran. Di sinilah perbedaan paling mendasar muncul.

Karena mesin bor sudah menjadi salah satu alat yang perlu dimiliki, penting untuk mengetahui perbedaan mesin bor impact dan bor biasa agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

1. Perbedaan Mekanisme Kerja

Bor biasa bekerja hanya dengan putaran atau rotasi. Bor biasa juga mengandalkan torsi motor dan tekanan tangan, sehingga tidak ada gaya tambahan untuk memecah material.

Saat bor biasa digunakan pada tembok, mata bor harus mengikis material sedikit demi sedikit. Ini membuat proses lebih lambat, mata bor cepat panas, dan bor sering mentok di satu titik.

Berbeda dengan bor biasa, bor impact atau hammer drill bekerja dengan dua gerakan simultan, yakni putaran dan hentakan cepat ke depan dan belakang atau hammer action

Hentakan tersebut berfungsi untuk memecah struktur tembok, bukan sekedar mengikis saja. Akibatnya lubang terbentuk lebih cepat, tekanan dari tangan pengguna jauh lebih ringan, dan mata bor bekerja lebih stabil.

Untuk tembok, mekanisme impact adalah keunggulan utama, bukan sekadar tambahan fitur.

2. Efektivitas pada Material Tembok

Bor biasa masih bisa digunakan pada material bata merah dan dinding tipis. Namun memiliki resiko seperti mata bor selip, lubang tidak presisi, dan mesin cepat panas.

Bor impact dirancang khusus untuk digunakan pada bata, batako, hingga beton ringan. Sehingga lubang lebih rapi dan konsisten serta lebih aman untuk pekerjaan berulang.

3. Beban Kerja pada Mata Bor

Ini adalah salah satu poin yang sering diabaikan. Ketika menggunakan bor biasa, beban penuh ada di mata bor, sedangkan bor impact, beban dibagi antara rotasi dan hentakan.

Oleh karena itu, mata bor beton lebih awet saat dipakai di impact drill dan mata bor lebih cepat tumpul jika dipaksa di bor biasa.

4. Kontrol dan Kenyamanan Pengguna

Bor biasa membutuhkan tekanan besar, sehingga tangan cepat mengalami kelelahan. Tak hanya itu, menggunakan bor biasa juga beresiko bor melintir jika mata bor tersangkut.

Jika menggunakan bor Impact, tekanan lebih ringan, mesin lebih masuk sendiri ke tembok, dan kontrol lebih stabil, terutama saat membuat lubang lurus. 

Untuk pemula, ini sangat krusial karena lebih aman dan resiko kesalahan lebih kecil.

5. Kapan Bor Biasa Masih Layak Digunakan? 

Bor biasa masih bisa digunakan jika:

  • Lubang sedikit
  • Diameter kecil
  • Tembok tidak terlalu keras
  • Tidak tersedia impact drill

Impact drill harus digunakan jika:

  • Sering mengebor tembok
  • Menggunakan fisher atau anchor
  • Membutuhkan lubang presisi

Perbedaan kedua alat ini terletak pada cara menembus material. Bor biasa mengikis, dan impact drill memecah.

Untuk tembok, bor biasa tetap bisa digunakan namun tidak ideal, sedangkan bor impact dirancang khusus, lebih cepat, lebih aman, dan lebih awet.

Jika tujuan anda adalah mengebor tembok dengan efektif dan resiko yang rendah, bor impact adalah jawabannya.