Perbedaan bor impact dan bor biasa bukan soal tenaga semata, melainkan cara mesin berinteraksi dengan struktur tembok. Tembok (bata, batako, beton ringan) adalah material padat berpori yang tidak cukup ditembus hanya dengan putaran. Di sinilah perbedaan paling mendasar muncul.
Karena mesin bor sudah menjadi salah satu alat yang perlu dimiliki, penting untuk mengetahui beda mesin bor dan impact agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
berikut adalah perbedaan bor impact dan non impact (bor biasa):
1. Perbedaan Mekanisme Kerja
Bor biasa bekerja hanya dengan putaran atau rotasi. Bor biasa juga mengandalkan torsi motor dan tekanan tangan, sehingga tidak ada gaya tambahan untuk memecah material.
Saat bor biasa digunakan pada tembok, mata bor harus mengikis material sedikit demi sedikit. Ini membuat proses lebih lambat, mata bor cepat panas, dan bor sering mentok di satu titik.
Berbeda dengan bor biasa, bor impact atau hammer drill adalah bor yang bekerja dengan dua gerakan simultan, yakni putaran dan hentakan cepat ke depan dan belakang atau hammer action.
Hentakan tersebut berfungsi untuk memecah struktur tembok, bukan sekedar mengikis saja. Akibatnya lubang terbentuk lebih cepat, tekanan dari tangan pengguna jauh lebih ringan, dan mata bor bekerja lebih stabil.
Disitulah beda bor impact dan biasa, yang satu berfungsi untuk mengikis, yang satunya untuk memecah material.
Baca juga : Cara Mengebor Besi agar Mata Bor Tidak Patah
2. Efektivitas pada Material Tembok
Bor biasa masih bisa digunakan pada material bata merah dan dinding tipis. Namun memiliki resiko seperti mata bor selip, lubang tidak presisi, dan mesin cepat panas.
Bor impact dirancang khusus untuk digunakan pada bata, batako, hingga beton ringan. Sehingga lubang lebih rapi dan konsisten serta lebih aman untuk pekerjaan berulang.
Kalau ada yang bertanya tentang apa bedanya impact dan bor saat dipakai di tembok, jawabannya ada pada efektivitas dan stabilitas kerja.
3. Beban Kerja pada Mata Bor
Ini adalah salah satu poin yang sering diabaikan. Ketika menggunakan bor biasa, beban penuh ada di mata bor, sedangkan bor impact, beban dibagi antara rotasi dan hentakan.
Oleh karena itu, mata bor beton lebih awet saat dipakai di impact drill dan mata bor lebih cepat tumpul jika dipaksa di bor biasa. Inilah salah satu perbedaan bor biasa dan impact yang punya dampak langsung ke umur aksesori.
4. Kontrol dan Kenyamanan Pengguna
Bor biasa membutuhkan tekanan besar, sehingga tangan cepat mengalami kelelahan. Tak hanya itu, menggunakan bor biasa juga beresiko bor melintir jika mata bor tersangkut.
Jika menggunakan bor Impact, tekanan lebih ringan, mesin lebih masuk sendiri ke tembok, dan kontrol lebih stabil, terutama saat membuat lubang lurus.
Untuk pemula, ini sangat krusial karena lebih aman dan resiko kesalahan lebih kecil.
Baca juga artikel kami tentang Teknik Mengebor Botol Kaca agar Tidak Pecah
5. Kapan Bor Biasa Perlu Digunakan?
Bor biasa masih bisa digunakan jika:
- Lubang sedikit
- Diameter kecil
- Tembok tidak terlalu keras
- Tidak tersedia impact drill
Impact drill harus digunakan jika:
- Sering mengebor tembok
- Menggunakan fisher atau anchor
- Membutuhkan lubang presisi
Perbedaan kedua alat ini terletak pada cara menembus material. Bor biasa mengikis, dan impact drill memecah.
Untuk tembok, bor biasa tetap bisa digunakan namun tidak ideal, sedangkan bor impact dirancang khusus, lebih cepat, lebih aman, dan lebih awet.
Jika tujuan anda adalah mengebor tembok dengan efektif dan resiko yang rendah, bor impact adalah jawabannya.
Baca juga : Mengenal Bor Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Perawatan
FAQ
1. Sebenarnya bor impact adalah apa dan apa fungsinya?
Secara teknis, bor impact adalah jenis mesin bor listrik yang mengintegrasikan dua gerakan mekanis secara bersamaan, yaitu gerakan putaran (rotasi) dan gerakan hentakan cepat ke arah depan-belakang (hammer action). Perpaduan gaya ini dirancang khusus untuk memecah struktur material keras berpori. Berbeda dengan bor biasa yang hanya mengikis permukaan, fungsi utama bor listrik jenis impact ini adalah mempermudah pembuatan lubang presisi pada media semen, bata merah, batako, hingga beton ringan tanpa menguras tenaga pengguna.
2. Apakah impact sama dengan bor biasa pada umumnya?
Tentu saja berbeda. Jika Anda melihat kueri mengenai apakah impact sama dengan bor, jawabannya terletak pada mekanisme internal penembusan materialnya. Beda bor biasa dan impact yang paling mendasar adalah bor non-impact konvensional murni mengandalkan torsi putaran motor dan kuatnya tekanan tangan operator untuk mengikis material. Sementara itu, mesin impact drill membagi beban kerja antara putaran mekanis dengan kombinasi pukulan hidrolik/mekanis secara kontinu ke depan untuk menghancurkan kepadatan objek.
3. Apakah impact bisa untuk bor tembok dan bagaimana efektivitasnya?
Ya, sangat bisa. Bahkan, jika tujuannya adalah melubangi dinding bangunan, apakah impact bisa untuk bor tembok bukan lagi sekadar alternatif, melainkan sebuah kebutuhan standar. Bor jenis impact dirancang khusus agar mata bor melaju stabil dan presisi saat menembus batako atau bata. Hentakan mesin membuat bor bekerja otomatis masuk ke dalam struktur dinding, berbeda dengan bor biasa yang berisiko tinggi mengalami selip, membuat mesin cepat panas, dan lubang menjadi tidak beraturan.
4. Apakah bor biasa bisa untuk bor beton struktural?
Bisa, tetapi sangat tidak ideal dan sangat tidak direkomendasikan. Jika Anda memaksakan penggunaan bor biasa tanpa fitur impact/hammer action pada beton keras, maka beban penuh akan bertumpu pada mata bor. Hal ini memicu beberapa kerugian fatal: proses pengerjaan menjadi sangat lambat, tangan operator cepat mengalami kelelahan akibat tekanan yang terlalu besar, dan yang paling merugikan adalah aksesori mata bor akan menjadi sangat cepat tumpul bahkan berisiko patah di dalam lubang.
5. Selain dari jenis mesinnya, apa perbedaan mata bor besi dan beton?
Perbedaan kedua aksesori ini terletak pada bentuk ujung tajamnya (tip) dan karakteristik materialnya. Mata bor besi dirancang dengan ulir tajam bersudut runcing di sepanjang badan untuk menyayat dan mengeluarkan serpihan logam. Sebaliknya, mata bor beton (masonry bits) memiliki ujung yang dilengkapi dengan pahatan mendatar berbahan baja karbida (tungsten carbide). Ujung karbida inilah yang bertugas menerima efek hentakan dari mesin bor impact untuk menghancurkan struktur batako, sebelum ulir badannya membawa debu semen keluar dari lubang.







