d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e
d052102450c4293acc3a3da7aff8b82e

Bagian Bagian Mikrometer Sekrup, Fungsi, dan Jenisnya

Bagian Bagian Mikrometer Sekrup, Fungsi, dan Jenisnya

Bagian-bagian mikrometer sekrup terdiri dari frame, anvil, spindle, sleeve, thimble, ratchet stop, lock nut, skala utama, dan skala putar. Setiap komponen memiliki fungsi berbeda, mulai dari menjepit benda kerja hingga menampilkan hasil pengukuran dengan ketelitian mencapai 0,01 mm.

Memahami fungsi setiap bagian sangat penting agar hasil pengukuran tetap akurat serta mencegah kesalahan penggunaan yang dapat merusak alat ukur.

Pada artikel ini Anda akan mempelajari nama setiap bagian mikrometer sekrup, fungsi masing-masing komponen, cara kerjanya, hingga tips penggunaan yang benar.

tokojpt

Apa Itu Mikrometer Sekrup?

Mikrometer sekrup merupakan alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur diameter luar, ketebalan, maupun dimensi benda kerja dengan ketelitian hingga 0,01 mm. Dibandingkan jangka sorong, mikrometer memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi sehingga banyak digunakan pada industri manufaktur, otomotif, permesinan, dan quality control. 

Karena akurasinya yang tinggi, alat teknik ini menjadi standar wajib dalam pembuatan bearing, poros mesin (shaft), cetakan komponen (mold and dies), pengukuran tebal pelat logam, hingga diameter kawat tipis.

Baca juga : Cara Baca Jangka Sorong

Jenis-Jenis Mikrometer Sekrup Beserta Fungsinya

Sebelum masuk ke pembahasan komponen, Anda perlu tahu bahwa mikrometer terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan orientasi dimensi benda yang akan diukur:

Mikrometer Luar (Outside Micrometer)

Fungsinya adalah mengukur diameter luar poros, ketebalan material pelat, atau diameter kawat.

Mikrometer Dalam (Inside Micrometer)

Desain ujung pengukurnya dirancang khusus untuk mengukur dimensi bagian dalam suatu benda, seperti diameter lubang bor (bore silinder), lebar alur internal, atau diameter dalam pipa.

Mikrometer Kedalaman (Depth Micrometer)

Fungsinya khusus untuk mengukur kedalaman suatu lubang, celah, atau kedalaman alur pasak pada mesin.

Mikrometer Digital

Keunggulannya adalah proses pembacaan yang super cepat, minim risiko salah baca akibat kelalaian manusia (human error), serta bisa mengubah satuan mm ke inci secara instan.

Baca juga : 6 jenis Obeng dan Fungsinya

Panduan Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Agar hasil pengukuran akurat hingga tingkat mikron dan alat tidak cepat aus, ikuti 7 langkah prosedural berikut:

Bersihkan Alat dan Komponen

Lap permukaan anvil dan spindle menggunakan kain bersih bebas serat. Pastikan tidak ada debu, sisa oli, atau serpihan besi yang menempel karena kotoran tipis bisa merusak hasil presisi.

Kalibrasi ke Titik Nol

Putar thimble hingga spindle menyentuh anvil. Perhatikan apakah garis angka 0 pada skala putar (thimble) sudah lurus tepat dengan garis tengah horizontal pada skala utama (sleeve). Jika belum sejajar, lakukan kalibrasi menggunakan kunci penyetel bawaan.

Posisikan Benda Kerja

Buka rahang mikrometer, lalu letakkan benda kerja (misal: pelat atau poros) di antara anvil dan spindle.

Putar Thimble

Putar thimble searah jarum jam hingga spindle mendekati permukaan benda kerja.

Baca juga : 20 Jenis Kunci Bengkel dan Fungsinya

Gunakan Ratchet untuk Pengencangan Akhir

Begitu spindle sedikit menyentuh benda, pindahkan tangan Anda ke Ratchet Stop. Putar perlahan sampai terdengar bunyi “klik… klik… klik” sebanyak 2-3 kali.

Kunci Spindle

Geser tuas lock nut ke posisi mengunci agar poros tidak berputar lagi.

Baca Hasilnya

Hasil Pengukuran = Skala Utama + Skala Nonius

Contoh:

Jika pada Skala Utama terlihat garis melewati angka 10 mm dan di bagian bawah terlihat garis 0,5 mm (artinya 10.5mm). Lalu pada Skala Putar, garis yang lurus dengan garis horizontal menunjukkan angka 32 (artinya times 0.01 = 0.32 mm).

Maka total hasil ukurnya adalah: 10.5 mm + 0.32 mm = 10.82 mm.

Baca juga : Cara Ukur Bearing dan Cara Membaca Kodenya

FAQ

Apa fungsi ratchet stop pada mikrometer?

Ratchet stop berfungsi menjaga tekanan pengukuran tetap konstan sehingga hasil ukur lebih akurat dan spindle tidak menekan benda kerja secara berlebihan.

Apa fungsi spindle pada mikrometer?

Spindle adalah poros bergerak yang menjepit benda kerja ke arah anvil saat thimble diputar.

Mengapa mikrometer menggunakan frame berbentuk huruf C?

Bentuk C memberikan kekakuan tinggi sehingga alat tidak mudah berubah bentuk dan hasil pengukuran tetap presisi.

Apa perbedaan sleeve dan thimble?

Sleeve menampilkan skala utama, sedangkan thimble digunakan untuk menggerakkan spindle sekaligus menampilkan skala putar.

Mengapa harus menggunakan ratchet saat mengukur?

Ratchet membantu menghasilkan tekanan yang konsisten sehingga pengukuran tidak dipengaruhi oleh kekuatan tangan pengguna.

B2B ad
Written by:

Acsyara

SEO Specialist dengan pengalaman 3+ tahun dalam optimasi On-Page, Technical SEO, dan arsitektur konten untuk memaksimalkan performa website.

Reviewed by:

Ichwan

Praktisi dan pemilik Jaya Pratama Teknik dengan pengalaman 20+ tahun di industri alat teknik. Berfokus pada pengawasan mutu dan memastikan setiap ulasan akurat secara standar teknis.

Artikel Terkait
Cara Menggunakan Multimeter Digital

Cara Menggunakan Multimeter Digital yang Benar

Multimeter digital adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur tegangan (Volt), arus (Ampere), hambatan (Ohm), serta melakukan pengecekan kontinuitas dan beberapa fungsi pengujian lainnya. Cara menggunakan multimeter digital yang benar adalah dengan memilih mode pengukuran yang sesuai, memasang probe...

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Cara Membaca Mikrometer Sekrup dengan Akurat

Kesalahan membaca skala pada alat ukur presisi bisa berakibat fatal bagi hasil kerja, komponen yang seharusnya pas justru longgar atau seret, produk gagal quality control, bahkan proyek permesinan harus diulang dari awal. Bagi tukang profesional, kontraktor, dan penggemar DIY yang...

fungsi dial indicator

Fungsi Dial Indicator: Panduan Lengkap & Cara Pakai

Dalam dunia permesinan presisi, fabrikasi logam, otomotif, hingga perkayuan tingkat lanjut (fine woodworking), deviasi ukuran sekecil seperseratus milimeter dapat menentukan apakah suatu komponen bekerja dengan mulus atau mengalami kegagalan mekanis fatal. Penggaris siku, mistar baja, atau jangka sorong (vernier caliper)...

Cara Membaca Pressure Gauge dengan Benar

Cara Membaca Pressure Gauge dengan Tepat

Pressure gauge (alat pengukur tekanan) merupakan salah satu instrumen kontrol yang paling sering dijumpai dalam berbagai lini industri, perbengkelan, sistem pneumatik kompresor, instalasi pompa air, hingga sistem hidrolik alat berat. Meskipun sekilas tampak sederhana layaknya jarum jam, banyak mekanik pemula...

Fungsi Compression Tester

Fungsi Compression Tester: Panduan Cek Performa Mesin

Bagi para tukang profesional, mekanik, hingga kontraktor yang sering menangani peralatan berat seperti genset, gas-powered concrete saw, atau kendaraan operasional, menjaga performa mesin adalah keharusan. Saat mesin mulai loyo, boros bahan bakar, atau bahkan sulit dihidupkan, banyak orang langsung mencurigai...

Konsultasi Sekarang